Apa Perbedaan antara Router 4G LTE dan 5G?

Router 4G, 5G, dan LTE – Baik router 4G LTE maupun router 5G memungkinkan perangkat terhubung ke jaringan seluler, namun keduanya dirancang untuk generasi teknologi jaringan yang berbeda. Jika Anda ingin mengetahui perbandingan antara keduanya atau menentukan jenis mana yang paling cocok untuk kebutuhan Anda, teruskan membaca untuk memahami perbedaan utama di antara keduanya.

Apa itu router 4G LTE?

Router 4G LTE terhubung ke jaringan LTE generasi keempat. 4G merujuk pada generasi keempat teknologi jaringan seluler, yang menggantikan 3G.

Apa itu router seluler 5G?

Sebagai penerus dari 4G LTE, router 5G terhubung ke standar teknologi generasi kelima untuk jaringan nirkabel. Sementara istilah LTE umumnya dikaitkan dengan 4G, 5G hanya disebut sebagai 5G tanpa tambahan LTE. Jaringan seluler 5G membuka peluang baru untuk kecepatan yang lebih tinggi dan latensi yang lebih rendah, mulai dari layanan kritis hingga jaringan perusahaan yang lebih canggih dan Internet of Things (IoT). Router seluler 5G memanfaatkan peluang ini untuk menawarkan performa yang lebih baik.

Apa perbedaan teknologi antara 4G LTE dan 5G?

Salah satu perbedaan utama antara router 4G LTE dan 5G terletak pada frekuensi yang digunakan oleh masing-masing. Frekuensi ini merujuk pada rentang gelombang radio yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal konektivitas internet.

Router 4G LTE beroperasi pada frekuensi di bawah 6 GHz, yang sering disebut sebagai frekuensi sub-6. Sementara itu, router 5G menawarkan fleksibilitas yang lebih besar, karena dapat menggunakan frekuensi band rendah di bawah 6 GHz untuk komunikasi jarak jauh, serta frekuensi band tinggi mmWave yang dimulai dari 24 GHz dan lebih tinggi. Frekuensi band tinggi ini memberikan keuntungan signifikan seperti peningkatan kecepatan yang sangat cepat, latensi yang sangat rendah (responsif), dan bandwidth yang lebih besar (kemampuan untuk menghubungkan lebih banyak perangkat sekaligus).

Apa itu frekuensi sub-6 dan mmWave?

Frekuensi Millimeter waves, atau mmWave, adalah frekuensi yang lebih tinggi dari 24 GHz. Bandwidth mmWave sangat besar, namun jarak transmisinya relatif pendek. Dengan dukungan teknologi seperti Small Cell dan Massive MIMO, mmWave dapat mengatasi jarak tempuh yang pendek serta hambatan yang mengganggu konektivitas.

Sementara itu, Sub-6 merujuk pada frekuensi di bawah 6 GHz, yang mencakup sebagian besar band LTE. Frekuensi Sub-6 memiliki jarak transmisi dan bandwidth yang serupa dengan LTE-A (LTE-A adalah peningkatan dari LTE), namun menawarkan kecepatan dan kapasitas yang lebih baik dibandingkan jaringan LTE.

Mengapa frekuensi itu penting?

Frekuensi band rendah (kurang dari 1 GHz) memberikan cakupan yang lebih luas tetapi dengan kecepatan yang lebih rendah. Frekuensi band menengah (1 GHz–6 GHz) menyeimbangkan kecepatan dengan cakupan, sedangkan frekuensi band tinggi (24 GHz–40 GHz) menawarkan kecepatan yang lebih tinggi namun dengan cakupan yang lebih kecil.

Sinyal frekuensi tinggi dapat dipantulkan atau diblokir oleh jendela dan dinding, tetapi jaringan 5G dapat menembus bahan bangunan dengan menggunakan frekuensi band rendah. Dengan kemampuan untuk mentransmisikan pada rentang frekuensi tinggi, menengah, dan rendah, router seluler 5G dapat memanfaatkan berbagai frekuensi pada waktu yang berbeda untuk hasil yang optimal. Misalnya, mereka dapat menggunakan frekuensi band rendah di bawah 6 GHz untuk komunikasi jarak jauh dan beralih ke frekuensi band tinggi saat sinyal mendekati tujuan.

Seberapa besar peningkatan kecepatan 5G dibandingkan dengan 4G LTE?

4G LTE umumnya menawarkan kecepatan data puncak hingga 1 Gbps (1 gigabit per detik), meskipun kecepatan sebenarnya bisa bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti kepadatan jaringan dan kekuatan sinyal.

Sementara itu, jaringan 5G dapat mencapai kecepatan data puncak hingga 20 Gbps (20 gigabit per detik). Bahkan dalam kondisi dunia nyata, 5G sering kali memberikan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan 4G, terutama pada jaringan yang memanfaatkan frekuensi tinggi seperti gelombang milimeter.

Berapa perbedaan latensi antara 4G LTE dan 5G?

Latensi tipikal pada jaringan 4G adalah sekitar 30-50 milidetik.

Sementara itu, latensi pada 5G dapat serendah 1 milidetik dalam kondisi tertentu, yang sangat penting untuk operasi yang mulus pada mobil otonom, sistem telesurgery, dan aplikasi industri kritis.

Bagaimana dengan kapasitas dan konektivitas?

Infrastruktur 4G mendukung lebih sedikit koneksi simultan dibandingkan 5G. 5G meningkatkan jumlah perangkat yang dapat terhubung secara bersamaan, menjadikannya ideal untuk area dengan kepadatan tinggi dan Internet of Things (IoT). 5G juga mendukung kepadatan koneksi lebih dari 500 kali dibandingkan 4G dalam area tertentu tanpa menyebabkan kemacetan pada jaringan seluler. Baca lebih lanjut tentang 5G dan IoT.

Bagaimana dengan desain perangkat dan chipset?

Router nirkabel 4G menggunakan chipset modem 4G, sementara router 5G menggunakan chipset modem 5G. Chipset 5G lebih kompleks karena mendukung rentang frekuensi dan teknologi yang lebih luas.

Apakah router 5G kompatibel dengan jaringan 4G?

Banyak router 5G dirancang untuk mendukung kompatibilitas dengan jaringan 4G, sehingga mereka dapat terhubung ke jaringan 4G ketika sinyal 5G tidak tersedia.

Aplikasi apa saja yang didukung oleh router 4G LTE dan 5G?

Router 4G mendukung aktivitas online umum seperti streaming, browsing web, dan video konferensi. Sementara itu, router 5G tidak hanya mampu menangani aktivitas-aktivitas ini, tetapi juga aplikasi yang lebih menuntut. Kecepatan yang lebih tinggi, kapasitas yang lebih besar, dan latensi yang lebih rendah dari router modem seluler 5G memungkinkan penggunaan untuk aplikasi yang lebih kompleks, mulai dari komunikasi kritis hingga realitas virtual (VR).

Temukan router yang sesuai dengan kebutuhan Anda

Jika Anda sedang memutuskan antara router 4G LTE atau router 5G, Peplink menawarkan berbagai pilihan dengan berbagai kisaran harga. Hubungi kami atau salah satu mitra bersertifikat kami untuk berdiskusi mengenai router yang paling sesuai untuk lingkungan dan kebutuhan Anda.

Jika ingin tahu lebih banyak mengenai router peplink, silahkan hubungi Peplink@ilogoindonesia.id